Indonesia Community Learning Center

Sunday, October 5, 2014

Menuju Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015

Posted by @Cahangon75 on 5:43 PM


Sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan kebijakan dan stategi nasional di bidang P4GN.   BNN selaku focal point dalam melakukan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), terus bahu membahu dalam mengemban amanat berat ini. 

Dalam Intruksi tersebut, Presiden telah menginstruksikan kepada seluruh kementerian, lembaga pemerintah, dan seluruh komponen masyarakat, lembaga masyarakat, organisasi masyarakat untuk bersatu padu saling bahu-membahu memberantas dan mencegah peredaran gelap narkoba di Indonesia. Dengan satu tujuan, tahun 2015 Indonesia bebas narkoba.

Dalam menggalakkan Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015 ada tiga strategi atau langkah jitu yang akan menjadi landasan kerja oleh BNN. Tiga strategi jitu tersebut adalah sebagai berikut :


Tiga strategi jitu
Strategi pertama - Melakukan Imunitas Masyarakat di sini masyarakat yang belum tahu kita harapkan dapat mengenal apa itu narkoba, di sinilah dibutuhkan kader-kader di lingkungan pelajar, pekerja dan di lingkungan rumah tangga. Kita berharap komunikasi, edukasi dan informasi dilakukan terus menerus pada seluruh lapiran masyarakat, agar mereka bisa mengerti dan paham tentang adanya kesadaran untuk menolak, mencegah dan menangkal peredaran narkoba di lingkungan mereka, khususnya di keluarga masing-masing agar dapat mempertahankan dirinya atau bersifat imun.


Stategi kedua - adalah Pelayanan Rehabilitasi atau mengurangi jumlah pecandu dengan meningkatkan pemulihan dan merehab sebanyak mungkin jumlah pecandu atau penyalahguna narkoba di Indonesia. Dengan merehabilitasi pecandu kita bisa sebanyak mungkin mengurangi jumlah pecandu. Selama ini, dari 3,8 juta jiwa pecandu narkoba yang melaksanakan rehabilitasi baru ada sekitar 18 ribu orang ( 0,4 persen ) sangat kecil sekali. Oleh karena itu, Pemerintah mengeluarkan PP Nomor 25 tahun 2011 tentang wajib lapor bagi pecandu atau penyalaguna narkoba.

Srategi ketiga - adalah Memberantas Jaringan Sindikat Narkoba. Dalam pemberantasan sindikat narkoba ini BNN bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia, Bea Cukai, Imigrasi, Angkasa Pura, Badan Pom, Kementarian Sosial, Kementerian Perhubungan dan lain sebagainya. Disamping itu juga bekerjasama dengan aparat penegak hukum di tingkat Internasional atau Badan Narkotika Dunia ( Badan Narkotika di Mancanegara ) seperti di tingkat Asean dan Cina dan AIDEC , dengan mengikuti berbagai macam kegiatan bersama ini dapat menerima berbagai macam informasi akan terjadinya penyalahgunaan atau penyelundupan natkoba yang akan ke Indonesia. Dan juga bisa mengetahui berbagai macam modus operandi yang sudah terjadi di masing-masing Negara.

 Sangsi

Dalam perjalanannya, banyak yang bertanya slogan “Menuju Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015,” apakah bisa terwujud?. Hal ini dipicu dengan semakin meningkatnya lalu lintas narkoba di Indonesia baik itu dari distribusi, peredaran, maupun sampai dengan pengguna narkoba itu sendiri. Dari tahun ke tahun jumlah orang yang terlibat dalam mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut semakin bertambah begitu juga dengan pengguna.

Konon kondisi ini dialami di seluruh wilayah di Indonesia. Tidak pandang bulu, baik wilayah yang ada di perkotaan bahkan sampai di pelosok desa pun sudah terjamah narkoba. Yang lebih parah lagi, para pengedar dan penggunanya sudah dilakukan oleh para siswa sekolah.

Tapi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar mengatakan pihaknya bakal memaksimalkan program ‘Indonesia Bebas Narkoba 2015′ dengan beberapa pendekatan ke masyarakat yaitu siswa Sekolah Dasar, ibu hamil, hingga anak jalanan yang termarginalkan menjadi prioritas sasaran.

“Kita yang pasti generasi anak muda. Akan dilakukan pencegahan berbasis ilmu pengetahuan dimulai dari anak-anak SD,” ujar Anang di sela-sela acara ‘Sosialisasi Penanganan Pecandu Dan Korban Penyalahguna Narkotika dan Penegakan Hukum TPPU Untuk Tindak Pidana Narkotika’ di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan alasannya siswa SD agar terbentuk pemahaman sejak dini terhadap bahaya narkoba. Menurutnya, kalau diperkenalkan sejak SMP atau SMA, bisa terlambat karena banyak pengguna narkoba mengkonsumsi sejak tamat SD.

“Dari SD enggak mungkin. Tapi, nyatanya bisa kena. Nah, apalagi kalau di SMP atau SMA. Secara empiris SMP, SMA itu sudah mengkonsumsi. SMA lebih berat,” sebut perwira tinggi bintang tiga tersebut.

Yakin

Mantan Kepala Divisi Humas Polri ini yakin program ‘Indonesia Bebas Narkoba 2015′ bisa diterapkan karena dukungan pemerintah yang saat ini menggalakan peraturan bersama terkait penanganan pengguna narkoba dengan cara rehabilitasi. Menurutnya, secara perlahan peraturan ini diyakini bisa diterapkan oleh lembaga instansi pemerintah terkait tanpa ada perbedaan pandangan. Soal keterbatasan anggaran serta ketersediaan fasilitas panti rehabilitasi tidak menjadi persolan serius karena dalam prosesnya bisa ditangani.

“Ini kan landasan teorinya demand (permintaan) di tekan, terus supply (persediaan) juga ditekan. Penegak hukum sudah paham. Lha, kita kan punya 2.000 rumah sakit dan 11 ribu puskesman yang nantinya bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Kita patut hargai, bahwa untuk memerangi peredaran narkoba itu, BNN telah bekerja sama dengan berbagai pihak meliputi institusi pendidikan, pemerintah, swasta dan komunitas dalam mensosialisasikan berbagai program. BNN juga telah mengubah paradigma yakni tak sebatas pemberatasan (memutas mata rantai peredaran narkoba), tetapi harus mensosialisasikan mengenai dua program lainnya yakni perehabilitasian dan pencegahan.


Memang tak ada jaminan bahwa slogan itu benar akan terlaksana atau tidak. Namun, slogan “Indonesia Bebas Narkoba 2015″  bisa menjadi motivasi Badan Narkotika Nasional dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, meskipun menyadari tidak mungkin meniadakan hingga nol persen.

1 comments:

Gambling in Las Vegas - MapYRO
MapYRO provides 포천 출장마사지 accurate 남원 출장안마 and unbiased gambling information 남원 출장마사지 for Las Vegas. See current and historic 통영 출장안마 Gambling Map reviews and reviews for Las 진주 출장마사지 Vegas. Get directions,

Post a Comment

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site