Indonesia Community Learning Center

Tuesday, January 28, 2014

ICE (methamfetamin hidrokhlorida kristal)

Posted by @Cahangon75 on 4:58 PM

ICE (methamfetamin hidrokhlorida kristal)
ICE  (Es, meth, crystal meth, d-meth, shabu, tina, glass) adalah nama jalanan untuk methamfetamin hidrokhlorida kristal, yang sekarang ini merupakan 90 persen dari semua methamfetamin yang disita oleh polisi di Australia sejak pertengahan tahun 90-an. Pada umumnya berupa bubuk kristal atau “kerikil” tanpa warna, ice bisa diisap, dihirup atau disuntikkan.

Cara kerjanya:
Perasaan “senang yang berlebihan” atau “gembira yang tiba-tiba” yang dialami dari konsumsi ice dapat berlangsung sampai 12 jam, tergantung pada berapa kali ice dikonsumsi. Penggunanya mengalami perasaan gembira dan bergairah. Obat tersebut bekerja dengan membanjiri reseptor otak dengan monoamin. Dengan penggunaan yang berulang-ulang, reseptor ini akan mati, sehingga si pengguna tidak bisa merasa senang sama sekali tanpa lebih banyak ice. Karena itu, ice ini sangat membuat kecanduan, baik secara fisik
maupun psikis.

Jangka pendek:
Denyut jantung dan pernapasan yang meningkat, hipertensi, masalah peredaran darah dan jantung. Ice ini juga meningkatkan nafsu birahi, sehingga pengguna lebih mudah terlibat dalam perilaku seks yang berisiko yang menyebabkan semakin tingginya risiko terinfeksi penyakit seksual (STI).

Jangka panjang:

Dengan berjalannya waktu, ice secara harafiah menjadikan orang cepat tua. Menyuntikkannya akan menyebabkan goresan, abses, kerusakan pembuluh darah dan meningkatnya risiko penyakit melalui darah. Pengguna berat menderita kerusakan gigi, kulit pucat, malnutrisi, berkurangnya fungsi paru-paru dan rasa sakit pada umumnya, nyeri dan kejang. Selain risiko stroke, obat ini juga sudah dibuktikan mempengaruhi kesehatan mental dan fungsi kognitif – pecandu ice menderita paranoia, halusinasi, hilangnya ingatan, kurang tidur dan sakit jiwa.

Intinya:
Ice adalah salah satu obat yang paling buruk yang ada di luar sana. Dalam kaitannya dengan dampak sosial, akses terhadap obat ini menjadi prioritas yang umum dan utama bagi para pecandu ice, dan seringkali mereka menjadi agresif dan beringas,mengasingkan keluarga dan teman-teman mereka.

Gas beracun yang dihasilkan selama produksi methanol adalah hidrogen klorida, asam hidroklorik, amonia dan fosfin – semuanya sangat beracun bagi manusia.

Sumber :http://www.drugs.health.gov.au/

0 comments:

Post a Comment

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site